Rabu, 01 Mei 2019

*Antara Pemilu, Kematian dan Kelahiran*

Tepat tanggal 17 April 2019 sejak sebelum subuh aku sdh mengalami kontraksi dan keluar lendir darah, fikirku hari ini aku akan melahirkan. Pagi hari sekitar jam 8 kusempatkan untuk ikut pesta demokrasi, senang rasanya masih bisa merasakan agenda 5thnan di negri ini.
Siang hari sembari menunggu suami datang dari Madiun, kontraksinya semakin menghilang dan sampai malam haripun tak kunjung datang lagi.
Gelombang cinta muncul lagi di tanggal 20 April 2019, disaat Partai Keren Sekali berusia 21thn, ahh semakin dewasanya dirimu disaat badai semakin kencang.
Aku pergi ke puskesmas dan ternyata masih pembukaan 1, sampai tanggal 21 April 2019 malam baru bertambah pembukaan 3. Aku menanti dan merasakan gelombang cinta, orang sekelilingku terus berdoa meminta agar dimudahkan proses ini.
Siang hari tanggal 22 April 2019 aku dirujuk ke rumah sakit karna pembukaannya tidak nambah lagi, diriku semakin lemas dan pasrah dengan keadaanku saat itu.
Sesampainya di rumah sakit aku dipriksa dan dinyatakan harus di induksi, Masya Allah aku langsung lemas tak berdaya, karna membaca cerita² orang yg di induksi saat melahirkan itu sangatlah sakit, namun aku bersyukur waktu itu dinyatakan bisa melahirkan secara normal.
Berdoa, istighfar dan merasakan gelombang cinta yang semakin kencang sampai pada akhirnya jam 20.25 lahirlah bayi mungil cantik dg Bb 3,8 dan panjang 50. Alhamdulillah aku bisa merasakan sebuah perjuangan ibu saat melahirkan.
Sekitar jam setengah 1 dini hari aku dan suami baru bisa bernafas lega dan segala perjuangan sdh selesai, suami bercerita tentang duka yang dialami Indonesia saat ini, sekitar 200an nyawa melayang karna pesta demokrasi. Aku yg sdh 2 hari tdk boleh megang hp sempat tak percaya dengan berita itu, akhirnya aku buka hp dan Masya Allah duka di negeri ini semakin tdk karuan.
Disaat diriku bahagia bertemu bayi mungilku, banyak orang diluar sana yang sedih kehilangan orang yg disayanginya. Ya Rabbi jadikanlah pemimpin negri ini amanah dan menjadikan negeri ini lebih baik. Amin