Bosen
bahas capres??
Yuk beralih ke pertandingan bergengsi FIFA World Cup 2014. Mulai
dari kehebohan nonton bareng sampek di dunia mayapun nyaris menyita perhatian
kita.
Semoga
itu hanya menjadi hiburan. Bukan
menjadikan kita terlena. Terlena akan tugas-tugas kuliah misalnya.
Tahun ini adalah tahun yang istimewa, ketika "sang
Ramadhan" itu datang dia disambut oleh dua ajang begengsi di negara ini.
Indonesia. Pertandingan politik dan pentandingan sepak bola dunia.
Kawan, semoga Ramadhanmu tidak "tergadaikan" oleh
perdebatan capres dan piala dunia. Bahkan sampai ada yang taruhan.
Astagfirullah
Mau
dikemanakan waktu Ramadhanmu??
Semoga kalian bisa menjadikan Ramadhan kali ini sebagai momen
ikhtiar dan sebuah kejujuran. Karena momen capres dan FIFA itu tidak hanya satu
tahun sekali, itu artinya momen capres dan FIFA adalah momen yg sangat dinanti.
Pertama, ikhtiar kalian menentukan capres yang akan di pilih dan ikhtiar harus
begadang melihat FIFA. Kedua, jangan samapai di bulan yang mulia ini ada “titik
hitam” yang ternodai, kedua ajang bergengsi tersebut jangan dijadikan ajang
taruhan (judi). Banyak ayat Al-Qur’an yang menerangkan tetang judi, salah
satunya ada di Surat Al Maidah ayat 91 “Sesungguhnya syaitan itu bermaksud
hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum)
khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan
shalat; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).”
Jadwal debat capres dan jadwal piala dunia yang menjadi alarm untuk
mengingatkan kita untuk melihatnya. Tapi apakah ada jadwal Ramadhanmu yang
tertempel di buku harianmu atau di gadgetmu yang selalu menemanimu?? Target qiyamul
lail, tilawah, hafalan, baca buku, dan agenda-agenda Ramadhan lainnya.
Nisfu sya’ban telah berlalu, detik-detik Ramadhan mulai muncul. Jangan
lupa dengan target yang telah dibuat selama bulan Ramadhan. Rasulullah selalu
menyiapkan diri untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan. Persiapan yang
dilakukan oleh Rasulullah adalah persiapan jasmani dan rohani. Persiapan jasmani
berupa puasa senin-kamis dan ayyamul bidh, sedangkan persiapan rohani dengan
cara qiyamul lail setiap hari dan perbanyak dzikir.
Seberapa siapkah kamu menyambut “Sang Ramadhan” datang??
#EpisodeMuhasabahDiri
Semoga target Ramadhan kali ini lebih baik dibandingkan tahun lalu.
Amin J
Tidak ada komentar:
Posting Komentar