Bahasa
Arab merupakan salah satu bahasa tertua yang ada di dunia, karena nabi Adam
manusia pertama yang saat itu juga menggunakan bahasa Arab sebagai alat
komunikasi. Berbicara tentang bahasa Arab dalam konteks sejarah tidak bisa
lepas dari penyebaran agama islam. Begitu pula sebaliknya, mengkaji tentang
islam berarti mempelajari bahasa Arab sebagai syarat wajib untuk menguasai isi
Al-Qur’an dan Hadits sebagai sumber utama agama islam.
Sejarah
mencatat bahwa bahasa Arab mulai menyebar keluar jazirah Arab sejak abad ke-1H
atau abad ke-7M, kemanapun mengikuti gerak perkembangan islam. Bahasa Arab
menjadi bahasa resmi yang dipergunakan untuk sosialisasi agama, budaya dan ilmu
pengetahuan. Perkembangan bahasa semakin luas disertai dengan perkembangan
islam saat itu yang juga semakin meluas.
Al-Qur’an
diturunkan dengan bahasa Arab yang menandai terjadinya revolusi fungsi
pembelajaran bahasa Arab. Pasca diturunkannya Al-Qur’an, dorongan untuk
mempelajari bahasa Arab lebih dikarenakan faktor agama daripada faktor-faktor
lainnya (ekonomi, politik dan sastra). Kekuatan bahasa Arab sampai saat ini
telah bereksplorasi keberbagai ranah yang menjadikannya semakin diperhitungkan
oleh masyarakat dunia. Disamping eksistensi sebagai media pesan Ilahi. Bangsa
Indonesia yang tersebar yang mayoritas beragama islam.
Perkembangan
bahasa Arab di Indonesia ini yang kurang, karena pembelajaran bahasa Arab hanyalah untuk
memenuhi kebutuhan sebagai seorang muslim untuk menunaikan ibadah-ibadah
serperti shalat. Sehingga materi yang diajarkan hanya sebatas do’a-do’a shalat.
Ada berbagai cara untuk mempelajari bahasa Arab, terutama di Indonesia ini
banyak fasilitas yang memadai misalnya pondok pesantren atau bimbingan belajar
(bimbel) dan banyak perguruan tinggi islam yang terdapat jurusan bahasa Arab.
Bahasa
Indonesia dan bahasa Arab bukanlah tergolong dalam satu rumpun, dan
bahasa-bahasa tersebut lebih menampakkan perbedaan struktur kebahasaan antara
bahasa yang pertama dan kedua, makin mudah mempelajari bahasa tersebut.
Sebaliknya, makin besar perbedaan struktur antara bahasa yang pertama dan
kedua, makin sulit mempelajari bahasa tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar