Sabtu, 10 Mei 2014

Senandung Perjalananku dalam Lingkaran Tarbiyah


Tarbiyah secara bahasa adalah pendidikan. Disini saya tidak akan menjelaskan pendidikan seperti pekan lalu, namun saya akan menjelaskan tarbiyah menurut definisi saya pribadi. Tarbiyah yang ini beda, saya mengartikannya sebagai pembinaan. Dalam lingkaran ini kita diajarkan supaya tidak terlena dalam pendidikan dunia formal, namun juga bisa mengimbangi dengan ilmu-ilmu yang lain.
            Kita diajarkan mulai dari belajar membaca Al-Qur’an sampai belajar mengenal masyarakat kita. Banyak yang aku dapatkan dalam lingkaran ini, kenikmatan ukhuwah yang luar biasa dengan segudang aktivitas yang insya Allah akan mendekatkan diri kita kepada Allah.
            Lingkungan seperti ini memang tidak asing bagiku, sejak kecil aku sudah diberi pendidikan yang sampai saat ini akupun masih merasakannya. Walaupun aku sudah tertarbiyah sejak kecil, namun masih banyak yang harus dicari dan dilakukan. Karena memang sifat manusia itu mudah bosan dan kurang puas, namun kita tidak boleh terlena yaitu syukur. Bersyukur masih diberi kenikmatan iman yang tak bisa tergantikan oleh apapun.
Setiap pekan ruhiyahku di-charger supaya selalu ada motivasi untuk melakukan agenda yang bermanfaat. Setiap hari agenda tilawah tak luput dari agenda wajibku, mencari ilmu dengan berbagai cara itulah rutinitasku, mengenal masyarakat itulah kewajibanku.
Suatu waktu aku pernah berfikir, buat apa sih aku berpusing-pusing melakukan semua ini. Bahkan, aku harus mengobarkan harta untuk segudang aktivitas yang aku tidak tau dampak realnya bagi aku seperti apa. Dasar keyakinan yang aku imani adalah selama kita yakin masih punya Allah maka kebaikan yang kita lakukan akan Allah ganti dengan kebaikan yang lain. Masih ingatkah janji Allah yang berbunyi “Maka barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya Dia (Allah) akan melihat (balasan)nya”.


Itulah sedikit curhatanku dalam lingkaran tarbiyah yang selalu membimbingku dalam kebaikan J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar