Kamis, 15 Mei 2014

Sensitif Dunia Politik Bagi Kaum Hawa


Masih banyak orang yang beranggapan bahwa wanita tidak pantas untuk berpartisipasi dalam dunia politik bahkan mengenal politik saja masih dinilai asing. Karena memang secara psikologi seorang wanita ketika menjadi pemimpin lebih mengedepankan perasaan daripada ideologinya, dan itu menjadi kelemahan wanita ketika sudah berkecimpung di dunia politik.
            Asumsi dunia barat kepada kaum hawa tentang pastisipasinya dalam ruang publik adalah wanita dianggap lemah, baik secara fisik ataupun mental. Asumsi inilah yang menjadikan munculnya gerakan kesetaraan gender dan feminisme. Bahkan dalam kasus ibadah sholat, kedudukan shaf wanita dalam sholat sejajar dengan pria.
Hal itu sangat bertentangan dengan islam, kita belajar islam secara syumul (keseluruhan) tak terkecuali ilmu politik. Islam tidak melarang wanita menjadi pemimpin. Contoh pada zaman nabi Sualaiman ialah ratu Bilqis yang berhasil memimpin negaranya. Ini sebagai bukti bahwa wanita itu mampu untuk menjadi pemimpin, namun tidak untuk pemimpin keluarga. Pemimpin keluarga tetap menjadi tanggung jawab sorang pria.
Islam telah memposisikan wanita ditempat mulia sesuai dengan kodratnya. Dr. Yusuf Qardhawi mengatakan bahwa wanita memegang peran penting dalam kehidupan keluarga dan masyarakat. Bahkan ada yang mengatakan “jika akhlak wanitanya rusak maka rusaklah negara”. Seorang wanita juga tidak melupakan tanggung jawabnya sebagai seorang pendidik bagi anak-anaknya, dan mampu menjadi istri yang sholihah bagi suaminya. Karena ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya, jika mampu mempersiapkan wanita yang baik maka itu artinya mempersiapkan negara yang baik juga.
Syeikh Hasan Al-Banna menyatakan bahwa politik adalah memperhatikan urusan umat, luar dan dalam negri, intern dan ekstren, secara individu dan masyarakat secara keseluruhan bukan terbatas pada kepentingan golongan semata.
Jika di Indonesia diberlakukan 30% wanita perwakilan dalam parlemen. Insya Allah keterlibatan wanita dalam dunia politik mampu menjadikan wanita peduli dengan politik dan negara ini akan menjadi lebih baik J
Wallahua’lam. Semoga bermanfaat J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar