Ketika
aku harus memilih dalam perjalanan hidupku, seakan-akan aku merasa terjebak. Entah,
ini takdir atau kebetulan. Sebuah pilihan hidup yang harus kujalani. Aku tidak
menyesal bertemu dengan mereka, bahkan aku merasa nyaman berada di sekitarnya.
Disaat
aku berjalan melewati jalan setapak. Bagiku tempat itu asing. Tak ada yang
kukenal dan tak ada yang mengenalku. Aku hanya berbekal kenyakinan untuk
melangkah. Terus kulewati, hingga aku lelah. Aku ingin berbalik ke belakang,
namun aku semakin tak tau arah. Ya Allah, harus kemanakah aku?? Aku ingin
menangis, teriak sekeras-keras agar semua orang tau, bahwa aku membutuhkan
kalian. Langkahku semakin pelan bahkan pelan, seperti orang yang sedang mencari
semut di dalam tempurung. Ah, rasanya ingin berhenti, rasanya ingin
menghempaskan tubuh ini diatas kasur yang empuk, nyaman, tak ada yang
mengganggu.
Aku
istirahat dipinggir sungai yang airnya mengalir tenang, ada beberapa ikan kecil
yang asyik bermain. Aku melihat sekilas, keasyikan ikan-ikan yang asyik bermain
di tengah-tengah air yang tenang. Aku jadi iri melihat mereka. Aku merasakan
kesejukan ketika melihatnya. Aku ingin seperti mereka, senyuman ikan-ikan kecil
yang mengembang dan keindahan warna tubuh mereka seperti pelangi yang
merindukan awan.
Wajahku
kembali sumringah melihat ikan-ikan yang menggemaskan. Kulanjutkan
perjalananku, aku yakin suatu saat nanti aku bisa bahagia seperti mereka.
Kupandangi awan yang mulai mendung dan sinar matahari yang mulai malu
menampakkan dirinya. Aku tersenyum melihat mereka, mungkin melihat tingkahku
yang aneh. ^_^ Ketika hati ini sedang berkecamuk marah bahkan untuk
melangkahpun tidak tau arah, tapi aku yakin hari esok masih menanti kehadiranku.
Langkahku
tiba-tiba berhenti, aku menemukan 2 jalan yang aneh. Jalan yang sama sekali
belum aku temui. Ketika aku akan berjalan ke kiri, aku merasa ada kegundahan,
merasa takut, gemeteran dan rasanya
ingin lari. Ketika aku berjalan ke kanan, aku merasa nyaman, tenang seakan-akan
ada teman yang menemaniku. Namun, setelah berjalan jauh aku merasa lelah,
ketenangan itu lama kelamaan hilang, aku merasakan kesepian, jalanku mulai
tertatih-tatih.
Langkahku
terhenti, aku melihat taman. Tempat itu seperti tempat yang pernah kutemui
ketika aku bertemu dengan tiga gadis cantik yang mengajakku ke tempat
singgasana mereka. Pada akhirnya aku mengenal mereka, aku memilih bergabung
bersamanya karena ketenangan dan nyaman ketika aku berada disisi mereka.
Aku
masuk ke dalam taman, namun aku tak menemukan apapun. Ah, mungkin perasaanku
saja yang hanya menanti kerinduan.
Ketika aku berdiri sendiri, melangkah sendiri
walau tertatih-tatih. Namun, aku yakin Allah masih bersamaku. ^_^
La Tahzan. Innallah maana ^_^
Bagus nun ...
BalasHapusditunggu karya2 selanjutnya ..
hehehe,,, syukron :D
BalasHapusiya insya Allah